Berita - Pengelolaan Pendidikan
Akademik Elearning Perpustakaan Diskusi
Polling

Loading...

Statistik Pengunjung

Hit hari ini :  
Hit bulan ini :  
Hit tahun ini :  
Total Hit :  
Total Pengunjung :  
1 pengunjung online
Kategori : Akademik

I.1.1.  Sistem Pendidikan

Politeknik Santo Thomas Medan menyelenggarakan pendidikan dengan menerapkan Sistem Kredit Semester, sesuai dengan SK Menteri Pendidikan Nasional nomor 232/U/2000 dan nomor 056/U/1994, serta petunjuk Peraturan Pelaksanaan Sistem Kredit Semester bagi Perguruan Tinggi Swasta Departemen Pendidikan dan Kebudayaan ( 1983 ).

 

I.1.2.  Sistem Kredit Semester.

Sistem Kredit Semester disingkat SKS adalah sistem pendidikan di mana beban studi Mahasiswa, beban kerja dosen, dan beban penyelenggaraan pendidikan dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester. Tiap Semester, Mahasiswa mengambil sejumlah mata kuliah tertentu dan Dosen diwajibkan untuk mengajar sejumlah mata kuliah tertentu pula yang bobotnya dinyatakan dalam bentuk kredit.

  1. Besar kredit untuk tiap mata kuliah ditentukan oleh berbagai faktor, antara lain, jumlah tatap muka tiap minggu, kelulusan dan pendalaman ilmu, jenis perkuliahan ( praktikum, tugas, lapangan, tugas akhir, dan sebagainya ).
  2. Penyelenggaraan pendidikan dengan memakai SKS mengandung arti bahwa pendidikan dan kegiatan akademik lainnya dalam setiap semester diselenggarakan dalam tiga kegiatan.
    1. Kegiatan tatap muka adalah dimana dosen memberikan bahan pendidikan di kelas untuk dipahami dan dikaji bersama para Mahasiswa.
    2. Kegiatan terstruktur adalah kegiatan atau tugas yang diberikan oleh Dosen untuk dikerjakan oleh Mahasiswa. Kegiatan ini dapat berupa penggarapan soal-soal yang terdapat dalam buku teks, pencarian data untuk kasus tertentu, peringkasan suatu bab yang tertulis dalam bahasa asing dalam buku teks yang dipakai, dan sebagainya.
    3. Kegiatan Mandiri adalah kegiatan yang dilakukan atas inisiatif para Mahasiswa sendiri untuk mengetahui dan mendalami bahan yang diberikan dalam perkuliahan Dosen. Pembacaan bab-bab dari buku teks asli, diskusi kelompok, konsultasi dengan Dosen untuk hal-hal yang belum jelas dipahami Mahasiswa adalah contoh-contoh kegiatan mandiri.
  3. Suatu kredit kuliah dalam bentuk ceramah di kelas terdiri dari   50-60 menit tatap muka, tetapi praktikum 100-120 menit, dan tugas lapangan mencapai 240 menit.
  4. Untuk Mahasiswa, perkuliahaan bentuk ceramah, tiap satu kredit mencakup tiga kegiatan: (a) tatap muka perkuliahaan 50-60 menit, (b) kegiatan terstruktur 60 menit, dan (c) kegiatan mandiri          60 menit.
  5. Untuk tenaga pengajar ( Dosen ) , tiap satu kredit mencakup juga tiga kegiatan: (a) acara tatap muka terjadwal dengan Mahasiswa 50-60 menit (b) acara perencanaan dan evaluasi kegiatan akademik terstruktur 50-60 menit, dan (c) pengembangan materi kuliah 60 menit.
  6. Praktikum dan praktek dilaksanakan secara Job Sheet ( lembaran kerja ) bersamaan dengan jadwal perkuliahan.
  7. Untuk Praktek Kerja Lapangan, tiap satu kredit dilakukan dalam setiap minggu selama satu semester yaitu 4-5 jam setiap minggu atau sekitar 150 jam dilapangan selama satu semester dan atau dapat dipadatkan dalam 1,5 bulan selama 25 hari kerja dengan mengwajibkan Mahasiswa bekerja selama jam kerja ditempat PKL.
  8. Ditinjau dari segi jumlah kredit yang diambil Mahasiswa tiap semester, pendidikan dengan Sistem Kredit Semester disadari bahwa  tiap manusia mempunyai kemampuan otak yang berbeda, memiliki jumlah waktu belajar yang berbeda, dan mempunyai latar belakang keuangan yang berbeda pula. Karena adanya kesadaraan ini maka Mahasiswa bebas untuk menentukan jumlah kredit yang akan diambil di suatu semester dengan memperhatikan dua hal. Pertama, untuk dapat menyelesaikan studinya dalam batas waktu ditentukan, yakni maksimal 10 semester, seorang Mahsiswa harus mengambil rata-rata 20 kredit tiap semester. Kedua, jumlah kredit maksimal yang boleh diambil tiap semester tidak boleh melebihi jumlah yang ditentukan oleh Indeks Prestasi Semester (IPS) semester sebelumnya.
  9. Fleksibilitas dalam SKS berarti pula bahwa Mahasiswa dapat berpindah ke Program Studi lain tanpa kehilangan seluruh kredit yang pernah didapatnya. Demikian pula perpindahan dari suatu perguruan tinggi lain dapat pula dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

I.1.3.  Sistem Kredit

Sistem Kredit  adalah  sistem  penyelenggaraan   pendidikan   yang  didasarkan pada satuan hitung yang dinamakan kredit.

 

I.1.4.  Sistem Semester

Sistem Semester adalah sistem satuan waktu untuk menyatakan lamanya suatu Program pendidikan satu jenjang lengkap. Artinya program pendidikan suatu jenjang lengkap dari awal sampai akhir dibagi dalam penyelenggaraan semester.

Satu semester setara dengan 14-16 minggu kerja penyelenggaraan program yang meliputi kegiatan akademik, tidak termasuk minggu penyelenggaraan penilaian keberhasilan atau pelaksanaan ujian dan minggu tenang.

 

I.1.5.  Satuan Kredit Semester

Satuan  Kredit  Semester  ( SKS)  adalah  satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi Mahasiswa, besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha Mahasiswa, besar usaha yang diperlukan untuk menyelesaikan satu program ( apakah program semester atau program satu jenjang lengkap ), serta besarnya usaha untuk penyelenggaraan pendidikan bagi perguruan tinggi dan tenaga pengajar.




Terakhir Diupdate : 2011-09-29
rule