Berita - Mengenal Area Jaringan Komputer
Akademik Elearning Perpustakaan Diskusi
Polling

Loading...

Statistik Pengunjung

Hit hari ini :  
Hit bulan ini :  
Hit tahun ini :  
Total Hit :  
Total Pengunjung :  
1 pengunjung online
Kategori : Artikel

Secara umum terdapat dua macam pembagian area jaringan komputer, yaitu:

  • Local Area Network (LAN)
  • Wide Area Network (WAN)

 

 

Local Area Network (LAN)

Jaringan ini digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer lokal, seluruh komputer yang terhubung ke jaringan terhubung pada satu pusat yang disebut gateway. LAN biasa ditemui pada jaringan-jaringan kecil dalam suatu ruangan atau lembaga

tertentu. Dalam pengembangannya, LAN berkembang menjadi sebuah Metropolitan Area

Network (MAN), yang sudah melibatkan lebih dari satu gateway, dan biasanya telah

memiliki sebuah server utama. MAN biasanya diterapkan pada Sistem Informasi

perkotaan.

 

 

Wide Area Network (WAN)

Jaringan komputer skala luas (WAN) merupakan pengembangan dari MAN dan telah melibatkan lebih dari satu server utama, masing masing server utama saling terhubung dan setiap komputer yang terhubung ke jaringan akan dapat saling mengakses server tersebut. WAN biasanya mencakup sebuah area yang sangat luas, bahkan antarnegara. Dalam perkembangannya, WAN akan berkembang menjadi sebuah jaringan global yang biasa dikenal sebagai Interconnected-Networking (Internet). Untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan lokal lain maupun dengan

jaringan berskala luas (WAN), diperlukan sebuah perangkat khusus untuk mengatur

gateway-nya, yaitu Router.

 

 

Model referensi OSI dan Standarisasi.

Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standard an disetujui berbagai pihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk bias saling  berkomunikasi diperlukan penerjemah / interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah pihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol . Untuk itu badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat  aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat Materi Training Local Area Network telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam  mengembangkan protokolnya. Model referensi OSI terdiri dari tujuh lapisan,  mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya  untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangun jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol internet bisa dilihat

dalam tabel berikut :

Model OSI TCP / IP Protokol TCP / IP

No Lapisan Nama Protocol Kegunaan

1 Aplikasi Aplikasi

DHCP (Dynamic

HostConfiguration Protocol)

Protokol untuk distribusi IP pada

jaringan dengan jumlah IP yang

terbatas

DNS (Domain Name Server ) Database nama domain mesin dan

nomor IP

FTP (File Transfer Protocol ) Protokol untuk transfer file

HTTP (Hyper Text Transfer

Protocol

Protokol untuk transfer file HTML

dan Web

MIME (Multipurpose internet

Mail Extention)

Protokol untuk mengirim file binary

dalam bentuk teks.

NNTP (Network News Transfer

Protocol)

Protokol untuk mengirim dan

menerima Newsgroup

SMB (Server Message Block) Protokol untuk transfer berbagai

server file Dos dan Windows

POP (Post Office Protocol) Protokol untuk mengambil mail dari

server.

2 Presentasi

SMTP (Simple Mail Transfer

Protocol)

Protokol untuk mengirim mail

SNMP (Simple NetworkManagement Protocol)

Protokol untuk manajemen jaringan

Telnet Protokol untuk akses jarak jauh

TFTP (Trivial FTP ) Protokol untuk transfer file

3 Sessi

NETBIOS (Network Basic Input

Output System)

BIOS jaringan standar

RPC (Remote Procedure Call) Prosedur pemanggilan jarak jauh

SOCKET Input Output untuk network jenis

BSD-UNIX

4 Transport Transport

TCP (Tranmission Control

Protocol)

Protokol pertukaran data

berorientasi (connection oriented)

UDP (User Datagram Protocol) Protokol pertukaran data nonorientasi

(Connectionless)

5 Network Internet

IP (Internet Protokol) Protokol untuk menetapkan routing

RIP (Routing Information

Protokol)

Protokol untuk memilih routing

ARP (Address Resolution

Protokol)

Protokol untuk mendapatkan

informasi hardware dari nomor IP

RARP (Reverse ARP) Protokol untuk mendapatkan

informasi nomor IP dari hardware

6 Datalink

Network

Interface

PPP (Point to Point Protokol) Protokol untuk point ke point

SLIP (Serial Line Internet

Protokol)

Protokol dengan menggunakan

sambungan serial

7 Fisik Ethernet, FDDI, ISDN, ATM

 

 

4. Pengertian jaringan komputer.

Jaringan komputer pada hakekatnya adalah dua komputer atau lebih yang terhubung satu dengan yang lainnya. Perangkat yang dapat dihubungkan tidak terbatas pada komputer saja, melainkan termasuk printer dan perangkatperangkat keras lainnya. Sebagai perhubung dapat digunakan kabel atau media lain yang tidak menggunakan kabel, misalnya gelombang radio dan sinarinframerah.

5. Istilah – Istilah jaringan.

Berbicara mengenai jaringan tidak dapat dilepaskan dari beberapa istilah atau  terminologi yang sangat akrab dengan dunia jaringan. Oleh sebab itu sebelum pembicaraan mengenai jaringan diperdalam, ada baiknya istilah –istilah tersebut di bahas terlebih dahulu. Beberapa istilah dalam jaringan yang akan kita bahas adalah :

 Server

 Client

 Node

 Peer to peer

 Local dan Remote

 Protokol

 Kartu jaringan

 Repeater, Bridge, Router

 Gateway

 Firewall

Server

Server adalah sebuah komputer yang menyediakan file, sumberdaya atau layanan tertentu yang diperlukan dalam sebuah jaringan. Biasanya komputer yang dipakai sebagai server memiliki spesifikasi perangkat keras khusus dan lebih tinggi dari komputer – komputer lain yang ada di jaringan tersebut. Jaringan skala kecil umumnya hanya memiliki sebuah server, namun untuk jaringan dengan skala besar dapat memiliki dua server atau lebih.

5.2. Client

Secara mudah, client adalah komputer yang bukan server. Jika server menyediakan file, sumberdaya, layanan tertentu, maka client adalah komputer yang meminta, file, sumberdaya, atau layanan dari server. Jika kemudian ada istilah “Client/server” maka istilah tersebut pastilah merujuk pada sebuah system jaringan yang memiliki minimal sebuah server dan beberapa client. Misalnya saja ada istilah “äplikasi database client/server” maka artinya adalah sebuah server yang menyimpan file-file database dan aplikasi pada client hanya dapat berjalan apabila telah mendapatkan informasi dari

database yang ada di server.

5.3. Node

Pada intinya semua perankat keras yang terhubung ke jaringan disebut nude, entah itu berupa sebuah komputer server, komputer client, atau sebuah printer.

5.4. Peer to peer.

Dalam sebuah jaringan peer to peer tidak terdapat server maupun client. Jadi artinya setiap komputer yang terhubung ke dalam jaringan memiliki tingkatan yang sama. Biasanya jaringan peer to peer digunakan untuk berbagi pakai atau sharing data atau printer antara komputer yang ada dalam jaringan tersebut. Jaringan dengan sifat peer to peer biasa disebut workgroup.

5.5 . Local dan remote

Istilah local menunjukkan berbagai sumberdaya yang ada didalam sebuah komputer, baik perangkat keras maupun perangkat lunak. Jika komputer tersebut akan mengakses sumberdaya yang ada pada dirinya sendiri sudah barangtentu tidak perlu ” mengarungi” jaringan sehingga disebut sebagai local. Mengikuti jalan pikiran yang sama, berbagai sumberdaya yang harus diakses dengan menggunakan jaringan terlebih dahulu akan disebut dengan remote.

5.6. Protokol

Kita umpamakan komputer-komputer yang ada dalam sebuah jaringan adalah sekumpulan manusia yang saling berkomunikasi satu dengan lainnya, maka tentunya mereka harus mengerti bahasa yang sama agar dapat saling berkomunikasi. Protokol dapat diumpamakan sebagai bahasa tersebut. Protokol yang paling umum digunakan sehingga pasti dikenal oleh berbagai macam jaringan adalah protocol TPC/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Ibarat bahasa, TCP/IP adalah bahasa inggris yang merupakan bahasa internasional. Salah satu contoh protocol yang lain adalah IPX(InterPacket Exchange) yang digunakan system operasi Novell NetWare.

5.7 . Kartu jaringan.

Kartu jaringan merupakan perangkat keras yang menterjemahkan sinyal-sinyal jaringan ke bentuk paket-paket data yang dimengerti komputer. Kompunen ini sering disebut kartu karena bentuknya seperti kartu yang harus ditancapkan ke komputer, baik pada slot PCI ataupun SCSI. Pada bagian belakang panel terdapat lubang konektor untuk menancapkan

kabel jaringan. Konektor yang ada pada kartu jaringan ada dua macam yaitu biasa di sebut konektor BNC dan RJ-45 (UTP). Konektor BNC berbentuk seperti kabel TV dan sekarang sudah jarang digunakan sedang RJ-45 atau sering disebut UTP seperti konektor kabel telpon namun jumlah kabelnya lebih banyak. Jika jaringan yang digunakan bersifat wireless maka pada panel belakang tidak terdapat lubang konektor melainkan ada antenna.

5.8 . Repeater, Bridge, dan Router.

Ketiga istilah tersebut adalah perangkat keras yang fungsi utamanya adalah menghubungkan dua buah jaringan.

Repeater

berfungsi untuk memperkuat sinyal dari sebuah segmen jaringan kesegmen jaringan lainnya, repeater bermanfaat untuk mengatasi keterbatasan panjang kabel karena sinyal yang melemah setelah menempuh jarak tertentu dapat diperkuat kembali.

Bridge berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen yang sama. Selain memperkuat sinyal seperti yang dilakukan repeater, bridge juga melakukan tranmisi ulang paket data dari satu segmen ke segmen yang lainnya.

Router berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen yang berbeda, untuk membedakan router dengan bridge, dapat di umpamakan bus antar kota. Bridge dapat diibaratkan AKDP(Antar Kota Dalam Propinsi), sedangkan Router Diibaratkan AKAP (Antar Kota Antar Propinsi)

5.9 . Gateway

Gateway berfungsi sebagai antarmuka sebuah jaringan skala kecil denganjaringan beskala jauh lebih besar, misalnya antara sebuah LAN dengan Internet atau antara LAN di Unit-usaha dengan WAN ptpn7 secara keseluruhan. Gatway juga dapat melakukan translasi protocol diantara kedua jaringan tersebut.

5.10Firewall

Firewall adalah system keamanan pada sebuah jaringan, firewall dapat berupa perangkat keras maupun perangkat lunak. Tugas firewall adalah mencegah yang tak berizin agar tidak dapat masuk ke dalam jaringan.

6. Skala Jaringan

Pada dasarnya ada empat macam skala jaringan.

  • LAN
  • MAN
  • WAN
  • INTERNET

6.1 . LAN

LAN atau Local Area Network adalah jaringan berskala relatif kecil dan dibatasi oleh batasan geografis tertentu, misalnya suatu gedung atau komplek gedung, banyak LAN yang hanya memiliki area satu ruangan saja.

6.2 . MAN

MAN atau Metropolitan Area Network adalah jaringan yang berskala lebih besar dari LAN tapi masih dalam satu kota, misalnya jaringan antar gedung dalam suatu apartemen atau jaringan antara unit-usaha Kedaton dengan unit-usaha Pewa dengan unit –usaha Rejosari.

6.3 . WAN

WAN atau Wide Area Network adalah jaringan dari berbagai LAN .Ruang lingkupnya tidak lagi terbatas pada suatu area geografis saja, tetapi dapat melintas batas kota bahkan Negara. Sebagai media penghubung antara LAN yang satu dengan LAN yang lainnya dapat digunakan saluran telepon dan satelit.

 




Terakhir Diupdate : 2011-09-15
rule